Jumat, 02 Maret 2012

Pagi ini...

Jumat, 2 Maret 2012

seperti biasa saya menempuh perjalanan selama satu setengah jam dengan si beato menuju tempat kerja. Sebagai beautiful rider, saya cukup sudah merasakan asam garam kehidupan permotoran di jalan raya..macet, macet dan macet pasti menjadi pemandangan saya sehari-hari..capek?iya! 

di setiap pagi itu, saya akan menemui lebih dari 5 titik kemacetan dengan intensitas kemacetannya biasa , cukup sampai yang mahadahsyat bikin emosi naik-turun..

tadi pagi, di salah satu titik kemacetan yang berintensitas biasa, saya melihat seorang rider yang nyuri-nyuri jalan naik ke trotoar. Kalo intensitasnya mahadahsyat sih, jujur saya juga kadang melakukan kebiasaan pencurian ini. tapi kalo intensitasnya biasa kaya tadi,,hmmm….

saya yakin si bapa rider ini pasti jadi pusat perhatian, soalnya HANYA dia seorang yang mencuri jalan itu..secara trotoarnya itu berundak-undak alias tidak rata, dan hanya motor jenis yang si bapa ini pake lah yang cocok..iya,dia pake motor jenis buat balap-balap gitu yang bersuara kencang dan mengganggu.
ironisnya si bapa ini ngebonceng anak lakinya yang masih berseragam merah-putih. dan saya pun langsung mikir,,

pemikiran macam apa yang akan diambil dan dipahami si anak ya ketika dibonceng oleh bapaknya dan melalui trotoar dengan laju yang cepat kaya kesetanan itu?

mungkin anaknya akan mikir “ oh, ternyata trotoar ini jalan buat motor” tanpa dia tau bahwa ada HAK pejalan kaki disana..miris..

so, jangan salahkan si anak ketika akhirnya dia melanggar peraturan-peraturan karena secara ga sadar orang tua kadang mengajarkan itu melalui hal-hal kecil disekitarnya seperti kasus trotoar diatas..

NB : si beato = nama buat motor beat saya hehehe

2 komentar:

  1. rutinitas sehari-hari dan apa yg diamati menjadi sebuah cerita.. q suka itu say.. karena q suka menulis.

    BalasHapus
  2. yup!aku jg lg belajar nulis-nulis nih,,:D

    BalasHapus